Teknologi Informasi Untuk Manusia

A.    Sejara Perkembangan TI

Informasi merupakan salah satu hal yang sangat penting yang harus dimiliki oleh setiap makhluk hidup. Khususnya manusia, informasi ini sangat penting dimiliki untuk saling berinteraksi antar manusia. Informasi ini merupakan ungkapan atau rangsangan dari seorang manusia kepada manusia lainnya, agar manusia tersebut saling mendapatkan respon satu sama lain. Oleh karena itu, manusia mulai memikirkan alat untuk mempermudah mereka saling berkomunikasi dan berinteraksi.

Manusia purba berkomunikasi melalui bahasa gambar.

Manusia purba berkomunikasi melalui bahasa gambar.

Pada jaman pra sejarah, manusia sudah mempunyai cara untuk berkomunikasi dengan manusia lainnya. Mereka menggunakan gambar-gambar dari bentuk yang mereka ingin informasikan kepada manusia lainnya. Pada jaman itu, manusia sudah mengenal bentuk, yang kemudian mereka gambarkan pada dinding gua atau batu. Menggambarkan sebuah informasi pada saat itu merupakan cara berkomunikasi yang baik, karena saat itu bahasa manusia hanya sebatas isyarat tangan atau dengusan.

Kemudian pada jaman berkembangnya sejarah yang tercatat, manusia mengembangkan bentuk symbol dan huruf. Perkembangan symbol (pictograph) dan huruf (hierogiph) dapat kita temukan hingga saat ini. Bangsa Mesir kuno menuliskan informasi mereka dalam bangunan-bangunan mereka yang megah. Di dalam tulisan-tulisan berbentuk gambar tersebut tersimpan informasi kegiatan keseharian masyarakat Mesir Kuno saat itu.

Menulis di batu atau tanah liat kemudian dianggap primitive saat serat kertas ditemukan pertama kalinya. Kertas tersebut berasal dari serat pohon papyrus yang lebih kuat dan fleksibel dibandingkan media batu atau tanah. Sehingga penggunaan kertas untuk media menulis informasi berkembang sangat cepat. Hingga pada tahun 1800an, manusia dapat menciptakan mesin cetak. Mesin cetak ini yang kemudian menjadi awal mula kebangkitan dunia teknologi informasi modern saat ini.

Penggunaan kertas dan mesin cetak sebagai alat untuk menyampaikan informasi merupakan sebuah langkah canggih dalam dunia teknologi informasi. Mengingat teknologi informasi dalam bentuk konvensional seperti pada jaman purbakala tidak efisien dan efektif. Perbedaan mencolok antara teknologi informasi konvensional dengan yang modern ini terdapat pada penggunaan listrik sebagai sumber daya alat penyampaian teknologi tersebut. Pada teknologi konvensional, lebih sering menggunakan tangan manusia. Sedangkan pada teknologi modern, manusia dipermudah dengan adanya listrik sebagai daya penyaji informasi.

  1. B.     Peran Teknologi Informasi Dalam Kehidupan Manusia

Teknologi informasi sekarang ini sudah menjadi kebutuhan manusia yang penting. Perannya semakin penting pada seiring berbedanya bidang pekerjaan manusia yang semakin bermacam-macam. Pada bidang militer khususnya, perkembangan teknologi informasi ini selangkah lebih maju dibandingkan dengan bidang pendidikan. Hal ini karena pada bidang militer, informasi yang disebarkan atau yang disampaikan merupakan informasi strategis yang dapat mengancam Negara apabila bocor ke pihak musuh atau lawan. Pentingnya informasi yang disampaikan tersebut membuat perkembangan teknologi informasi pada bidang militer membutuhkan teknologi canggih dan kehati-hatian ekstra agar informasi tersebut tidak bocor.

Perkembangan bisnis yang cepat menuntut penyampaian informasi yang cepat pula.

Perkembangan bisnis yang cepat menuntut penyampaian informasi yang cepat pula.

Namun dalam kehidupan manusia pada umumnya, teknologi informasi digunakan pada bidang-bidang lainnya, seperti bidang pendidikan, bisnis, hingga bidang kedokteran. Pentingnya teknologi informasi tersebut pada dasarnya adalah untuk mempermudah manusia mendapatkan informasi. Misalnya saja pada bidang bisnis. Seseorang yang bekerja di bidang bisnis membutuhkan informasi yang cepat tersampaikan kepada para koleganya. Sehingga bisnisnya dapat berkembang secara cepat pula. Demikian pula dengan adanya pengembangan teknologi informasi di bidang pendidikan. Siswa saat ini sudah tidak lagi bergantung pada guru sebagai sumber belajar. Internet sekarang sudah menjadi trend baru sumber belajar bagi siswa.

Trend sumber belajar baru tersebut sangat dimanfaatkan oleh siswa pada umumnya. Contohnya ketika siswa diberikan tugas untuk mengkaji sebuah masalah, selain dari buku literature, siswa tersebut dapat mendapatkan referensi lain yang relevan dari artikel-artikel blog melalui internet. Karena banyaknya referensi tersebut, maka tugas kajian siswa tersebut dapat menyentuh pada esensi-esensi pengetahuan yang lebih dalam. Tentunya apabila siswa tersebut dapat memanfaatkan teknologi informasi dengan baik, maka produktivitas nilai siswa tersebut dapat bertambah dibandingkan dengan hanya mengandalkan buku literature sebagai sumber belajarnya.

Sibuk dengan ponsel akan mengurangi komunikasi verbal dengan orang lain.

Sibuk dengan ponsel akan mengurangi komunikasi verbal dengan orang lain.

Selain memiliki manfaat, teknologi informasi yang berkembang semakin cepat ini juga memiliki kekurangan. Kekurangan tersebut berupa dampak negative yang dialami oleh manusia yang menggunakan teknologi tersebut. Diantara hal-hal negative tersebut adalah berkurangnya interaksi social antar manusia secara verbal. Seringkali kita temui sekelompok mahasiswa atau pelajar yang sedang berkumpul, namun mereka sedang sibuk dengan handphone nya masing-masing. Kumpulan tersebut terasa sepi dan tidak ada interaksi, tetapi sesungguhnya mereka berinteraksi melalui internet dengan HP yang mereka punyai.

Dampak negative perkembangan teknologi informasi juga diantaranya adalah semakin maraknya pornografi. Cepatnya informasi yang dapat disajikan membuat informasi apa saja dapat tersampaikan, termasuk informasi-informasi yang sebenarnya tidak pantas untuk disebarkan. Perlu ada tindakan khusus mengenai hal ini agar dampak negative tersebut dapat dikurangi jika perlu dihilangkan.

  1. C.    Teknologi Informasi Masa Depan

Saat ini teknologi informasi sudah jauh melebihi angan-angan dari orang-orang terdahulu yang berusaha mengembangkan teknologi itu sendiri. Tidak menutup kemungkinan untuk sekitar 5 hingga 20 tahun yang akan datang, perkembangan teknologi mencapai hal-hal yang kita sebut mustahil saat ini. Misalkan saja, jaman dahulu manusia belum dapat melihat keadaan wilayah daerah lain pada saat yang bersamaan dari tempatnya berada. Namun perkembangan teknologi informasi mewujudkan hal yang dianggap mustahil saat itu menjadi nyata. Sekarang kita dapat melihat keadaan suatu wilayah dengan citra satelit yang dapat diakses melalui internet. Hal tersebut terdengar mustahil sekitar 20 tahun yang lalu. Tetapi ternyata hal tersebut ada saat ini.

Begitu juga dengan hal-hal yang mustahil saat ini, seperti melakukan perbincangan jarak jauh dengan citra nyata kedua belah pihak yang saling berkomunikasi. Teknologi pencitraan tiga dimensi dengan hologram sedang dikembangkan saat ini, tidak menutup kemungkinan hal yang mustahil di atas dapat terwujud secara nyata sekitar 5 atau 10 tahun yang akan datang.

Iklan

Jarkom SMS Lewat Twitter

Tarif sms interkoneksi yang sudah diberlakukan di Indonesia masih banyak menuai kontroversi. Apalagi di kalangan mahasiswa dan pelajar, tarif sms interkoneksi tersebut justru dapat menghambat kegiatan  mereka sehari-hari. Mahasiswa dan pelajar yang notabene masih menjadi tanggung jawab orang tua mereka tentunya punya batas tertentu untuk menggunakan pulsa ponsel mereka. Walaupun sebagian pelajar atau mahasiswa mendapatkan fasilitas lebih dari orang tua mereka, namun tidak dapat dipungkiri 90% mahasiswa dan pelajar Indonesia masih ingin hidup hemat.

Diberlakukannya tarif sms interkoneksi ini membuat kegiatan mahasiswa dan pelajar sedikit terhambat. Terutama dalam jaringan komunikasi (jarkom) yang mereka bentuk dalam lingkup kelas ataupun komunitas. Sebenarnya jika seluruh mahasiswa atau pelajar dalam satu kelas tersebut menggunakan operator seluler yang sama, maka kegiatan jarkom tersebut tidak akan terganggu. Tapi, tidak semua anggota kelas atau komunitas tersebut mau menggunakan operator seluler yang sama bukan?

Masalah kemudian muncul ketika perbedaan operator seluler begitu merata diantara anggota kelas tersebut. Para jarkomers kemudian berangsur mulai mundur dari jabatannya sebagai penyebar informasi ke seluruh anggota kelas. Anggota kelas pun enggan untuk menduduki jabatan sebagai jarkomers dikarenakan tarif interkoneksi membuat sms ke lain operator menjadi agak mahal. Mungkin jika sms jarkomnya hanya sekali dalam sehari, hal itu tidak akan berpengaruh banyak terhadap si jarkomers. Tetapi masalahnya adalah, sms info jarkom keadaannya selalu berubah-ubah sesuai dengan tingkat kepadatan kegiatan kelas tersebut. Bahkan bisa jadi dalam satu hari terdapat 5 sampai 10 sms informasi kelas yang penting dan harus dikirimkan ke seluruh anggota kelas

Tetapi tidak perlu khawatir. Media social saat ini juga sedikit membantu para jarkomers untuk menyebarkan informasi penting ke seluruh anggota kelas. Misalkan saja melalui facebook group, seluruh anggota kelas yang masuk ke dalam grup tersebut akan mendapatkan informasi yang diberikan oleh pen-jarkom tersebut. Notifikasi di facebook bahkan member tahukan pengguna facebook tersebut tentang informasi kapan dan dimana post tersebut dipasang di dinding pertemanan grup.

Facebook memang banyak membantu komunikasi antar mahasiswa atau pelajar. Tetapi untuk terus mendapatkan informasi melalui grup facebook tersebut, para anggota kelas harus selalu membuka halaman grup kelas mereka masing-masing. Munculnya smartphone dapat menjadi solusi akses facebook setiap saat. Tetapi harga smartphone memang tidaklah murah. Apalagi koneksi internet di Indonesia yang masih jauh lebih mahal dibandingan negara-negara maju.

Lalu bagaimana kita tetap mendapatkan informasi jarkom tanpa harus mempunyai smartphone?

Solusi dari pertanyaan tersebut memang bermacam-macam, tergantung tingkat pendidikan dan ekonomi mereka. Tetapi sekali lagi, masalah yang kita hadapi sekarang adalah masalah pada tingkat mahasiswa dan pelajar.

Semua orang tahu jika media social yang paling sering digunakan di Indonesia selain facebook adalah Twitter. Ya, pengguna twitter di Indonesia bahkan sudah mencapai hampir 10 juta akun. Luar biasa untuk sebuah negara pengguna internet, dimana di negara asalnya saja pengguna twitter hanya mencapai kurang dari 5 juta akun. Lalu apa hubungannya twitter dengan jarkom?

Twitter adalah media social yang ringan dan berbasis hanya 140 karakter. Sangat ringan untuk diakses dengan ponsel bukan smartphone sekalipun. Bukan hanya itu, twitter juga mempermudah penggunanya untuk selalu medapatkan twit mereka lewat sms ponsel. Hal itu semakin menjadikan twitter sangat mudah diakses bahkan untuk ponsel tanpa fasilitas internet sekalipun.

Kemudahan inilah yang dapat kita gunakan untuk membentuk kembali jaringan komunikasi kelas. Caranya sangat mudah, dan akan saya tunjukkan dalam tulisan ini.

Pertama

Tentunya untuk menggunakan kemudahan ini, anggota kelas harus mempunyai akun twitter pribadi mereka. Cara membuat akun twitter sama saja dengan membuat akun media social lainnya, dan tidak akan saya bahas panjang lebar dalam tulisan ini.

Pastikan anda dan anggota kelas anda punya akun twitter.

 

Kedua

Buatlah akun twitter untuk kelas juga. Akun ini berfungsi sebagai sumber informasi kelas. Akun ini sebaiknya dipegang atau dikelola oleh jarkomers kelas dan ketua kelas/komunitas. Pastikan pen-jarkom tersebut dapat selalu mengakses internet kapan pun dan dimana pun.

Ketiga

Masukkan informasi lengkap ponsel anda ke dalam setting mobile di twitter. Caranya, buka jendela profile>setting>mobile. Isi dengan nomor ponsel yang sedang anda gunakan, kemudian pilih region Indonesia (kode negara Indonesia diawali dengan +62), lalu simpan pengaturan tersebut. Beberapa menit kemudian anda akan menerima sms konfirmasi yang berisi pin pengaktifan mobile fitur di Twitter, masukkan pin tersebut ke dalam kolom pin, lalu simpan kembali pengaturan tersebut.

Masukkan dahulu informasi nomor ponsel anda di Twitter. Nomor anda akan aman.

Perintahkan seluruh anggota kelas untuk mem-follow akun kelas tersebut. Kemudian aktifkan fasilitas mobile notification yang muncul pada contoh gambar berikut :

Jangan lupa untuk mem-follow dan aktifkan fitur “mobile notifications”

 

 

 

 

Keempat

Jarkom sms melalui twitter sudah dapat digunakan. Jika akun twitter kelas memasang sebuah twit tentang informasi, maka seluruh followers akun tersebut yang mengaktifkan notifikasi melalui ponsel akan mendapatkan sms dari nomor. Dan bentuk sms yang diterima akan seperti berikut:

Mudah bukan? Bahkan pengguna anggota kelas yang tidak suka menggunakan twitter tidak perlu membuka akun twitter mereka, atau harus mempostkan twit sama sekali. Tenang saja, sms notifikasi dari twitter tersebut tidak akan dikenakan biaya oleh yang menerima sms. Semuanya twitter lakukan dengan biaya 0 rupiah, alias gratis!! Yang hanya perlu dilakukan adalah pen-jarkom yang selau dapat mengakses twitter kapan pun dan dimana pun dia berada. Dan sudah menjadi rahasia umum bahwa tarif internet jauh lebih murah dibandingkan dengan tariff sms interkoneksi. Kemudahan ini sudah selayaknya kita gunakan dengan baik dan bijak. Ingat, spamming itu tidak etis dan tidak sopan untuk pengguna internet yang sehat dan bijak. Maka dari itu, jadilah pengguna media komunikasi yang sehat dan bijak.

Semoga tulisan ini bermanfaat untuk solusi anda dalam ber-jarkom ria.

Sejarah Blog

Blog pertama kemungkinan besar adalah halaman What’s New pada browser Mosaic yang dibuat oleh Marc Andersen pada tahun 1993. Kalau kita masih ingat, Mosaic adalah browserpertama sebelum adanya Internet Explorer bahkan sebelum Nestcape. Kemudian pada Januari 1994 Justin Hall memulai website pribadinya Justin’s Home Page yang kemudian berubah menjadi Links from the Underground yang mungkin dapat disebut sebagai Blog pertama seperti yang kita kenal sekarang.

Selain wordpress, ada juga blogger

Hingga pada tahun 1998, jumlah Blog yang ada diluar sana belumlah seberapa. Hal ini disebabkan karena saat itu diperlukan keahlian dan pengetahuan khusus tentang pembuatan website, HTML, dan web hosting untuk membuat Blog, sehingga hanya mereka yang berkecimpung di bidang Internet, System Administrator atau Web Designer yang kemudianpada waktu luangnya menciptakan Blog-Blog mereka sendiri. Pada Agustus 1999 sebuah perusahaan Silicon Valley bernama Pyra Lab meluncurkan layanan Blogger.com yang memungkinkan siapapun dengan pengetahuan dasar tentang HTML dapat menciptakan Blog-nya sendiri secara online dan gratis. Walaupun sebelum itu (Juli 1999) layanan membuat Blog online dan gratis yaitu Pitas telah ada dan telah membuat Blogger bertambah hingga ratusan, tapi jumlah Blog tidak pernah bertambah banyak begitu rupa sehingga Blogger.com muncul di dunia per-blog-an. Blogger.com sendiri saat ini telah memiliki hingga 100.000 Blogger yang menggunakan layanan mereka dengan pertumbuhan jumlah sekitar 20% per bulan. Blogger.com dan Pitas tentu tidak sendirian, layanan pembuat blog online diberikan pula oleh Grouksoup, Edit this Page dan juga Velocinews.

Sejak saat itu Blog kian hari kian bertambah hingga makin sulit untuk mengikutinya. Eatonweb Portal adalah salah satu daftar Blog terlengkap yang kini ada diantara daftar Blog lainnya. Ribuan Blog kemudian bermunculan dan masing-masing memilih topik bahasannya sendiri, dimulai dari bagaimana menjadi orang tua yang baik, hobi menonton film, topik politik, kesehatan, sex, olahraga, buku komik dan macam-macam lagi.

Bahasa HTML sekarang sudah versi 5.0

Bahkan Blogger ada Blog tentang barang-barang aneh yang dijual di situs lelang Ebay yang bernama Who Would By That?. Cameron Barret menulis pada Blog-nya essay berjudul  Anatomy of a Weblog yang menerangkan tema dari Blog. “Blog seringkali sangat terfokus pada sebuah subjek unik yaitu sebuah topik dasar dan/atau sebuah konsep yang menyatukan tema-tema dalam Blog tersebut.” Secara sederhana topik sebuah Blog adalah daerah kekuasan si Blogger-nya tanpa ada editor atau boss yang ikut campur, tema segila apapun biasanya dapat kita temukan sejalan dengan makin bermunculannya Blog di Internet. Dan ya, ide itu telah terpikirkan, Blogger bahkan sekarang telah membuat Blog dari Blog, dan bahkan Blog dari Blog dari Blog. Dari sedemikian banyak Blog yang ada, Blog-Blog yang menetapkan standar dari Blog dan terkenal sehingga memiliki penggemarnya sendiri diantaranya adalah Blog milik Jorn Barger, Robot Wisdom yang disebut-sebut merupakan Blog terbesar dan paling berguna dimana dia setiap harinya menyodorkan sekian banyak link yang dibentuk dari ketertarikannya pada seni dan teknologi. Camworld adalah Blog populer milik Cameron Barret seorang Desainer Interaktif dimana dia mengkatagorikan topik-topik Blog-nya pada katagori, Random Thoughts, Web Design dan New Media. Camworld dapat disebut sebagai Blog klasik dalam arti Blog tersebut mengandung dosis tepat dari karakter dan opini pribadi dicampur dengan keselektifan pemilihan link-nya.
Blog terkenal lainnya diantaranya, “Obscure Store”http://www.obscurestore.com/ milik Jim Romenesko yang menyediakan link bertemakan berita dan gosip serta hal-hal kecil yang sedikit mengarah pada underground movement, Lawrence Lee juga setiap hari mengupdate Blog-nya, Tomalak’s Realm dengan link-link pada berita tentang Web Design dan Net Business. Memepool dengan pilihan koleksi link-nya yang unik disertai analisis cerdas juga digemari sebagai Blog yang istimewa. Kottke.org merupakan Blog menarik milik Jason Kottke seorang Web Designer yang tinggal di San Francisco, di Blog-nya dia menulis bahwa Blog-nya tersebut adalah caranya mengisi waktu luang untuk menyusun kembali tulisan-tulisan, desain-desain dan critical skillnya. Tak lupa juga Blog milik Dave Winer, Scripting News, salah satu Blog pertama yang banyak memberikan link tentang pemrograman.

Blogger
Siapa sih para Blogger di Internet ini? Rebecca Blood pada Blog-nya Rebecca’s Pocket mengatakan bahwa para Blogger mulanya adalah mereka yang telah mengajarkan diri mereka sendiri HTML karena mereka menyenanginya, atau mereka yang setelah seharian bekerja di kantor dot.com mereka, dan kemudian menyisakan waktu luang beberapa jam setiap harinya untuk melakukan web surfing dan memasang hasilnya pada Blog mereka.

Antusias blog

Mereka adalah apa yang ia sebut orang-orang yang antusias pada web. “These were web enthusiast.” tulisnya. Evan Williams, pendiri Blogger.com berpendapat, “Mayoritas Blogger adalah anak-anak muda atau mahasiswa. Dan banyak diantara mereka yang menggunakannya untuk berkomunikasi dengan teman-temannya.”. Setiap orang tentu saja dapat membuat Blog-nya masing-masing, tapi seperti yang dikatakan Evan, Blogger saat ini kebanyakan terdiri dari para penulis diary muda yang dinamis, offbeat dan punya opini untuk segala hal. Dalam kata lain mereka adalah generasi yang tidak takut berpendapat dan mengungkapkan pendapat mereka. Lalu apa gunanya membuat Blog? Apa yang mungkin didapatkan oleh seorang Blogger dalam usaha mengurus Blognya? Rabecca Blood menulis bahwa setelah ia membuat Blog-nya ada dua efek samping yang terjadi yang tidak ia perkirakan sebelumnya. Pertama ia menemukan kembali minatnya semenjak ia mulai membuat Blog. Dan hal kedua yang lebih penting, ia mulai lebih menghargai cara pandangnya sendiri. Ketika setiap harinya ia mengupdate Blog-nya ia mulai mempertimbangkan opini dan ideidenya dengan lebih hati-hati dan ia mulai merasakan bahwa perspektifnya adalah unik dan penting untuk disuarakan. Ketika seorang blogger menuliskan apa yang ada di pikirannya, maka ia akan sering berkonfrontasi dengan pikiran-pikiran dan opininya sendiri. Menulis Blog, atau Blogging, setiap hari akan membuat Blogger menjadi penulis yang lebih percaya diri. Dengan terbiasa mengekspresikan pikirannya pada Blog-nya, seorang Blogger dapat dengan lebih baik mengartikulasikan opininya. Blog bahkan dapat menjadi semacam terapi jiwa. Tentu saja tidak semua orang adalah seorang Natural-Born Blogger dan dapat memproduksi Blog yang menarik.

Di luar sana ada banyak Blogger yang merasa perlu mendokumentasikan diri setiap kali ia bersin, atau anak-anak muda yang menuliskan “Saya bosan” atau “School Sucks!” setiap tiga jam sekali. Amy Jo Kim seorang konsultan dan pengarang buku “Community Building on the Web: Secret Strategies for Succesful Online Communities”, menulis bahwa diperlukan beberapa syarat dasar khusus untuk menjadi seorang Blogger, yaitu kemampuan untuk mengekspresikan diri, keinginan untuk berkomunikasi dengan orang banyak dan minat pribadi pada “keterusterangan”. Blog dengan caranya sendiri sepertinya membuat hidup, pikiran, opini dan kegiatan Bloggernya lebih mempunyai tujuan dan lebih teratur.

Salah satu komunitas blog di Bandung

Komunitas Blog dan Budaya Digital Sejalan dengan kepribadian sebuah Blog, si Blogger atau editor dari sebuah Blog biasanya menerima pula kontribusi-kontribusi link unik dari para penikmat Blog-nya. Beberapa website Blog juga menerima feedback terhadap opini dan komentar dari link suatu artikel atau suatu isu yang dimuat. Blog karenanya pula bersifat interaktif dan membentuk komunitas-komunitas para Blogger yang saling me-link-kan Blog mereka satu sama lain. Para Blogger diwakili oleh Blog mereka mengekspresikan persahabatan, permusuhan dan seringkali melakukan perdebatan yang mereka muat dalam Blog mereka masing-masing yang kemudian mereka link-an pada opini awal yang mereka komentari. Sebuah percakapan dapat berkembang antara 3 hingga 4 Blog sekaligus sambil merujuk pada jawaban mereka di Blog lain.

Kelompok pemujaan pada pribadi Blog tertentu bermunculan, beberapa nama Blogger muncul dan muncul kembali pada update harian Blog seseorang yang diidolakannya, atau nama tersebut muncul pada daftar Blog lainnya yang Blogger itu ikuti. Blog adalah budaya digital tersendiri dan komunitas elektroniknya bertebaran di internet dan dengan sedemikian banyak Blog di Internet yang selalu mencari website-website yang menarik maka Blog menjadi unik. Seperti yang dituliskan Cameron Barret bahwa Blog saat ini adalah indikator akurat tentang apa yang sedang terjadi di Internet dan di dalam komunitas web. “Blog adalah simbol dari apa yang hebat tentang Internet.” tulisnya. Keinteraktifan adalah hal lain yang didapatkan dari Blog. Internet bukan saja memungkinkan para Blogger memberikan opini dan komentar mereka tentang suatu isu, tapi juga memungkinkan para pembaca Blog menuliskan opininya pula tentang opini yang ia baca. Pro, kontra, link, tambahan informasi, fakta baru, semuanya kemudian terkandung dalam satu situs Blog besar. Jon Katz dalam tulisannya di Slashdot, Here Come The Weblog, May 1999, menggambarkan Blog sebagai rangkaian evolusi menuju “New Media”. Blog berhasil mendemostrasikan banyak hal tentang budaya interaktif yang disukai orang, terutama anakanak muda, tulisnya.

Salah satu Blog yang terkenal keinteraktifannya adalah Slashdot yang terkenal dengan semboyannya “News for Nerds. Stuff that Matters” yang dikelola oleh beberapa moderator. Di Slashdot satu opini menghasilkan sekian banyak lagi komentar pro atau kontra yang didukung dengan link yang mereka kontribusikan. Salah satu Community Blog yang perlu dikunjungi pula adalah MetaFilter. Jika banyak  log lebih bersifat personal, dikendalikan dan ditulis oleh satu orang, atau mencerminkan pribadi satu seseorang, maka katagori Community Blog, seperti MetaFilter hidup dari kontribusi banyak orang dimana setiap harinya para blogger ini sama-sama mengisi MetaFilter dengan link-link mereka dimana mereka menuliskan komentar-komentar mereka pula di dalamnya. Saat ini ada 13511 anggota aktif di MetaFilter, dimana setiap link yang didonasikan ke MetaFilter tentu saja kemudian bisa dikomentari oleh blogger lainnya lagi. Interaksi adalah salah satu daya tarik kuat dari Blog. Keinteraktifan Blog adalah salah satu faktor yang menunjang kepopulerannya. Media konvensional yang bersifat satu arah berubah bentuk menjadi tempat dimana suara semua orang mendapat tempat, walau belum tentu berharga. Blog memiliki kebalikan struktur dari media konvensional yang bersifat top-down, membosankan dan arogan, kata Jon Katz. Blog juga adalah contoh tepat evolusi komunitas eleltronik dan kemampuan orang yang secara online membuat media yang mereka kostumisasi sendiri, Jon Katz meneruskan. Media yang dikustomisasi sendiri yang dimaksud, adalah media yang lepas dari kecurigaan media sebagai corong korporasi besar. Blog kemungkinan besar adalah masa depan media yang kita saksikan sekarang. Cameron Barret mengatakan hal yang sama, bahwa “Big Idea” dari Internet adalah kekuatan informasi yang terdistribusi dan jurnalisme gaya Blog adalah jurnalisme media online dalam tingkat yang lebih tinggi. Rebecca Blood menulis: Dengan komentar-komentar tak kenal takut dan sarkasme mereka Blogger mengingatkan kita betapa seringkali media konvensional terinfeksi oleh vested-interest dalam membuat berita.
Blog dengan kecenderungannya memilih-milih berita dan artikel serta website sesuai dengan preference personal Blogger-nya, membuat seolah The Web telah di-_filter_, The Web telah dijelajahi terdahulu (_pre-surfed_) oleh para Blogger dan kita tinggal menikmati apa yang telah disediakan para Blogger pada Blog yang kita sukai. Para Blogger memilihkan link pada website dan berita yang paling aneh, paling bodoh, hingga paling lengkap atau tidak lengkap dari Web. Jon Katz menyebut Blog, Filtered News. Blog sebagai saringan The Web telah menyelamatkan kita dari kekacauan atau kesentralan informasi online yang sekarang terjadi di Internet. Scott Rosenberg dalam kolomnya di Salon menuliskan pendapatnya tentang Blog dan para Blogger. Blogger, tulisnya, telah menemukan ceruk (_niche_) baru yang subur dalam lingkungan informasi Web. Mereka memenuhi ramalan para visionaris internet terhadap munculnya jenis baru para jurnalis online, tetapi bedanya daripada mencari berita di dunia nyata, mereka menyiangi internet untuk mendapatkan berita. Blogger menurut sifat dasarnya bukanlah reporter, mereka berperan sebagai editor dalam Blognya masing-masing dan dalam sebuah dunia dengan budaya media yang telah jenuh, Blog menjadi suara-suara alternatif yang menyuarakan bunyi independen dalam setiap ulasannya. Blog bukanlah obat mujarab untuk budaya yang telah jenuh dengan media, tapi mudahmudahan Blog adalah salah satu peredanya tulis Rabecca Blood. Memiliki Blog sendiri dan Blog Indonesia Cara paling direkomendasikan untuk memiliki Blog sendiri adalah dengan mendaftarkan diri kamu di Blogger.com, belajar sedikit tutorial HTML dasar dan Here you go! Kamu sudah memiliki Blog kamu sendiri. Blogger.com tidak membatasi jumlah Blog yang bisa kamu miliki, tidak membatasi kapasitas panjang dari Blog kamu. Kamu bisa memilih desain interface Blog kamu dari template yang telah disediakan, atau jika kamu sudah menguasai HTML kamu bisa merancangnya sendiri atau memodifikasinya. Blog kamu bisa ditempatkan dilayanan website gratis seperti Tripod atau Geocities atau bisa juga ditempatkan di server yang disediakan Blogger.com. Kamu juga bisa mendapatkan tutorial-tutorial dan bertanya tentang Blog pada forum diskusi yang disediakan oleh Blogger.com. Cara mengisi Blog kamu adalah dengan masuk ke Blogger.com dan menuliskan di area yang sudah disediakan, atau menggunakan fasilitas yang diberikan oleh Blogger.com, dimana dengan satu klik kamu dapat membuat link ke website yang sedang kamu lihat dan kamu dapat memasukkan komentar kamu. Tapi yang paling penting tentu siapkan diri kamu buat mengorganisir lagi opini dan pendapat-pendapat kamu dan latih otot kritis yang kamu miliki. Apa yang membuat suatu komentar adalah komentar yang bagus? Weblog Resource memberikan beberapa tips. Secara ideal, komentar kamu perlu menjelaskan tentang link yang kamu buat dan kenapa kamu memasang link tersebut. Sebuah komentar tidak cukup hanya berkata link ini cool misalnya, komentar seperti ini tidak berguna buat pengunjung Blog kamu. Tips singkat yang paling berguna? Jadilah diri kamu sendiri, dan mulailah menulisi Blog yang kamu miliki. Apa ada para Blogger indonesia? Yap.. Website yang mendaftar para Blogger Indonesia yaitu Indo.Blogs. Kriteria satu-satunya agar Blog kamu terdaftar pada Indo.Blogs hanyalah berkebangsaan Indonesia, tanpa memandang secara geografis lokasi kamu berada. Indo.Blogs mendaftar sekitar 40-an Blog yang ada, keseluruhan secara kasar ada sekitar 100-an Blogger Indonesia dengan personalitinya masing-masing. Kebanyakan mahasiswa atau berprofesi di bidang IT dan Web Desain. Ada yang keseluruhan memakai Bahasa Inggris sebagian lagi memakai Bahasa Indonesia dan sebagian lagi mencampur bahasa yang digunakan. Sayangnya banyak juga yang tidak terupdate setiap hari. Jarak antara satu update dengan yang lain bisa satu bulan lamanya dan kebanyakan lebih berupa jurnal pribadi daripada Blog yang banyak memuat link. Tapi kebanyakan memiliki desain Blog yang menarik dan sederhana, dan Blogger Indonesia tidak lupa mencantumkan sahabat-sahabat Blog mereka dengan rapih seperti yang biasa dilakukan oleh Blogger luar negri. Lalu apakah ada Community Blog Indonesia? Yupe ada. Silahkan arahkah browser kita ke MSN.OR.ID. Para Blogger disini disebut “celetukers” karena sifatnya dimana masing-masing Blogger memang menyeletukan sesuatu yang kemudian mengisi website ini. Saat ini ada 64 celetukers dengan masing-masing link ke Blog mereka. Website ini bermula dari mereka yg dulu sering chatting di server microsoft comic chat (irc.msn.com) dan setelah server tersebut kemudian ditutup, maka para penghuninya kemudian mendirikan website ini. Lebih jauh lagi tentang Komunitas Blogger di Indonesia? Berarti kamu harus gabung sama mailing listnya. Bloggerians adalah mailing list diskusi terbuka untuk komunitas para Blogger Indonesia yang terbentuk sejak bulan Maret 2001 dan saat ini dianggotai oleh 45 anggota. Mayoritas Blogger Indonesia masih berasal dari kalangan website desainer atau system administrator, atau mereka yang pekerjaannya memang membuat mereka akrab dengan dunia membuat website. Walau begitu, diskusi menarik sering pula terjadi disitu. Generasi Kedua Pada tulisannya di Star Telegram, Frances Katz (ada hubungan dengan Jon Katz?) menulis bahwa Blog adalah generasi kedua dari Home Page Pribadi. Perbedaan utama antara Home Page Pribadi dan Blog yaitu, Home Page Pribadi adalah tempat dimana kamu menempatkan foto keluarga, foto kamu dan kemudian mendistribusikan informasi pada lingkaran kecil temanteman dan keluarga. Sedang Blog dirancang untuk “pengunjung”. Blog memiliki suara spesifik dan kepribadian. Blog karenanya adalah kepanjangan interaktif dari pembuatnya. Apakah Blog memang suara murni media baru seperti yang diramalkan? Atau hanya sekedar trend digital? Dan akan bertahan lamakah Blog-Blog di Internet? Tentu saja ini jawaban yang perlu dijawab oleh para Blogger sendiri. Banyak orang saat ini memiliki idealisme terhadap Blog sebagai sebuah konsep desentralisasi informasi yang mengembalikan berita kembali di tangan para penggunanya dan tidak dimonopoli lagi oleh korporasi besar atau perusahaan media. Tentu saja masih sekian tahun lagi kita melihat apakah konsep yang bermula dari budaya dan komunitas ini bisa terjadi atau tidak. Kritik terhadap ledakan jumlah Blog yang sekarang terjadi pun sudah banyak disuarakan. Berapa murni lagi suara Blog bisa bertahan? Perdebatan tentang hal ini terus terjadi di Web. Untuk saat ini, buat kamu yang berminat hanya satu saran, BLOG ON!

Source : http://belajarblog.blogsome.com/2005/04/23/sejarah-blog/