Di Balik Mendung Sore Hari

9 Maret 2012 : 17.40

Kepada semua awan hitam yang menutupi segala cara cahaya matahari datang padanya, biarkanlah dia merasakan hangatnya cahaya matahari.

Kepada dia yang tidak merasakan cahaya matahari sore datang padanya, biarkanlah sore memberikan cahaya matahari yang dapat menyerap dan menghangatkan hati.

Kepadaku yang mengaguminya, biarkanlah dia memilih.

Iklan

One Does Not Simply Make 100 Word Post

One does not simply to change attitude

One does not simply to enter the Mordor

One does not simply to accelerate an electron

One does not simply to be a president

One does not simply to ride a horse

One does not simply to explain the situation

One does not simply to catch particle

One does not simply to be a scientist

One does not simply to understand a subject

One does not simply to write this post

One does not simply to talk to my mind

The only simple thing to do is publish this post and you read it.

Malu – Malu Langit Sore

Langit Merah

Malu-malu langit sore

Sore itu, malu aku padanya

Sore itu, malu langit pada dunia

Sore itu, malu tak bisa diungkapkan kata

Sore itu, ditempatnya aku hanya bisa malu menatapnya

Karna sore itu, aku dan langit punya perasaan yang sama padanya dan pada dunia

By nurfajarsidiq Posted in Puisi