Sejarah Blog

Blog pertama kemungkinan besar adalah halaman What’s New pada browser Mosaic yang dibuat oleh Marc Andersen pada tahun 1993. Kalau kita masih ingat, Mosaic adalah browserpertama sebelum adanya Internet Explorer bahkan sebelum Nestcape. Kemudian pada Januari 1994 Justin Hall memulai website pribadinya Justin’s Home Page yang kemudian berubah menjadi Links from the Underground yang mungkin dapat disebut sebagai Blog pertama seperti yang kita kenal sekarang.

Selain wordpress, ada juga blogger

Hingga pada tahun 1998, jumlah Blog yang ada diluar sana belumlah seberapa. Hal ini disebabkan karena saat itu diperlukan keahlian dan pengetahuan khusus tentang pembuatan website, HTML, dan web hosting untuk membuat Blog, sehingga hanya mereka yang berkecimpung di bidang Internet, System Administrator atau Web Designer yang kemudianpada waktu luangnya menciptakan Blog-Blog mereka sendiri. Pada Agustus 1999 sebuah perusahaan Silicon Valley bernama Pyra Lab meluncurkan layanan Blogger.com yang memungkinkan siapapun dengan pengetahuan dasar tentang HTML dapat menciptakan Blog-nya sendiri secara online dan gratis. Walaupun sebelum itu (Juli 1999) layanan membuat Blog online dan gratis yaitu Pitas telah ada dan telah membuat Blogger bertambah hingga ratusan, tapi jumlah Blog tidak pernah bertambah banyak begitu rupa sehingga Blogger.com muncul di dunia per-blog-an. Blogger.com sendiri saat ini telah memiliki hingga 100.000 Blogger yang menggunakan layanan mereka dengan pertumbuhan jumlah sekitar 20% per bulan. Blogger.com dan Pitas tentu tidak sendirian, layanan pembuat blog online diberikan pula oleh Grouksoup, Edit this Page dan juga Velocinews.

Sejak saat itu Blog kian hari kian bertambah hingga makin sulit untuk mengikutinya. Eatonweb Portal adalah salah satu daftar Blog terlengkap yang kini ada diantara daftar Blog lainnya. Ribuan Blog kemudian bermunculan dan masing-masing memilih topik bahasannya sendiri, dimulai dari bagaimana menjadi orang tua yang baik, hobi menonton film, topik politik, kesehatan, sex, olahraga, buku komik dan macam-macam lagi.

Bahasa HTML sekarang sudah versi 5.0

Bahkan Blogger ada Blog tentang barang-barang aneh yang dijual di situs lelang Ebay yang bernama Who Would By That?. Cameron Barret menulis pada Blog-nya essay berjudul  Anatomy of a Weblog yang menerangkan tema dari Blog. “Blog seringkali sangat terfokus pada sebuah subjek unik yaitu sebuah topik dasar dan/atau sebuah konsep yang menyatukan tema-tema dalam Blog tersebut.” Secara sederhana topik sebuah Blog adalah daerah kekuasan si Blogger-nya tanpa ada editor atau boss yang ikut campur, tema segila apapun biasanya dapat kita temukan sejalan dengan makin bermunculannya Blog di Internet. Dan ya, ide itu telah terpikirkan, Blogger bahkan sekarang telah membuat Blog dari Blog, dan bahkan Blog dari Blog dari Blog. Dari sedemikian banyak Blog yang ada, Blog-Blog yang menetapkan standar dari Blog dan terkenal sehingga memiliki penggemarnya sendiri diantaranya adalah Blog milik Jorn Barger, Robot Wisdom yang disebut-sebut merupakan Blog terbesar dan paling berguna dimana dia setiap harinya menyodorkan sekian banyak link yang dibentuk dari ketertarikannya pada seni dan teknologi. Camworld adalah Blog populer milik Cameron Barret seorang Desainer Interaktif dimana dia mengkatagorikan topik-topik Blog-nya pada katagori, Random Thoughts, Web Design dan New Media. Camworld dapat disebut sebagai Blog klasik dalam arti Blog tersebut mengandung dosis tepat dari karakter dan opini pribadi dicampur dengan keselektifan pemilihan link-nya.
Blog terkenal lainnya diantaranya, “Obscure Store”http://www.obscurestore.com/ milik Jim Romenesko yang menyediakan link bertemakan berita dan gosip serta hal-hal kecil yang sedikit mengarah pada underground movement, Lawrence Lee juga setiap hari mengupdate Blog-nya, Tomalak’s Realm dengan link-link pada berita tentang Web Design dan Net Business. Memepool dengan pilihan koleksi link-nya yang unik disertai analisis cerdas juga digemari sebagai Blog yang istimewa. Kottke.org merupakan Blog menarik milik Jason Kottke seorang Web Designer yang tinggal di San Francisco, di Blog-nya dia menulis bahwa Blog-nya tersebut adalah caranya mengisi waktu luang untuk menyusun kembali tulisan-tulisan, desain-desain dan critical skillnya. Tak lupa juga Blog milik Dave Winer, Scripting News, salah satu Blog pertama yang banyak memberikan link tentang pemrograman.

Blogger
Siapa sih para Blogger di Internet ini? Rebecca Blood pada Blog-nya Rebecca’s Pocket mengatakan bahwa para Blogger mulanya adalah mereka yang telah mengajarkan diri mereka sendiri HTML karena mereka menyenanginya, atau mereka yang setelah seharian bekerja di kantor dot.com mereka, dan kemudian menyisakan waktu luang beberapa jam setiap harinya untuk melakukan web surfing dan memasang hasilnya pada Blog mereka.

Antusias blog

Mereka adalah apa yang ia sebut orang-orang yang antusias pada web. “These were web enthusiast.” tulisnya. Evan Williams, pendiri Blogger.com berpendapat, “Mayoritas Blogger adalah anak-anak muda atau mahasiswa. Dan banyak diantara mereka yang menggunakannya untuk berkomunikasi dengan teman-temannya.”. Setiap orang tentu saja dapat membuat Blog-nya masing-masing, tapi seperti yang dikatakan Evan, Blogger saat ini kebanyakan terdiri dari para penulis diary muda yang dinamis, offbeat dan punya opini untuk segala hal. Dalam kata lain mereka adalah generasi yang tidak takut berpendapat dan mengungkapkan pendapat mereka. Lalu apa gunanya membuat Blog? Apa yang mungkin didapatkan oleh seorang Blogger dalam usaha mengurus Blognya? Rabecca Blood menulis bahwa setelah ia membuat Blog-nya ada dua efek samping yang terjadi yang tidak ia perkirakan sebelumnya. Pertama ia menemukan kembali minatnya semenjak ia mulai membuat Blog. Dan hal kedua yang lebih penting, ia mulai lebih menghargai cara pandangnya sendiri. Ketika setiap harinya ia mengupdate Blog-nya ia mulai mempertimbangkan opini dan ideidenya dengan lebih hati-hati dan ia mulai merasakan bahwa perspektifnya adalah unik dan penting untuk disuarakan. Ketika seorang blogger menuliskan apa yang ada di pikirannya, maka ia akan sering berkonfrontasi dengan pikiran-pikiran dan opininya sendiri. Menulis Blog, atau Blogging, setiap hari akan membuat Blogger menjadi penulis yang lebih percaya diri. Dengan terbiasa mengekspresikan pikirannya pada Blog-nya, seorang Blogger dapat dengan lebih baik mengartikulasikan opininya. Blog bahkan dapat menjadi semacam terapi jiwa. Tentu saja tidak semua orang adalah seorang Natural-Born Blogger dan dapat memproduksi Blog yang menarik.

Di luar sana ada banyak Blogger yang merasa perlu mendokumentasikan diri setiap kali ia bersin, atau anak-anak muda yang menuliskan “Saya bosan” atau “School Sucks!” setiap tiga jam sekali. Amy Jo Kim seorang konsultan dan pengarang buku “Community Building on the Web: Secret Strategies for Succesful Online Communities”, menulis bahwa diperlukan beberapa syarat dasar khusus untuk menjadi seorang Blogger, yaitu kemampuan untuk mengekspresikan diri, keinginan untuk berkomunikasi dengan orang banyak dan minat pribadi pada “keterusterangan”. Blog dengan caranya sendiri sepertinya membuat hidup, pikiran, opini dan kegiatan Bloggernya lebih mempunyai tujuan dan lebih teratur.

Salah satu komunitas blog di Bandung

Komunitas Blog dan Budaya Digital Sejalan dengan kepribadian sebuah Blog, si Blogger atau editor dari sebuah Blog biasanya menerima pula kontribusi-kontribusi link unik dari para penikmat Blog-nya. Beberapa website Blog juga menerima feedback terhadap opini dan komentar dari link suatu artikel atau suatu isu yang dimuat. Blog karenanya pula bersifat interaktif dan membentuk komunitas-komunitas para Blogger yang saling me-link-kan Blog mereka satu sama lain. Para Blogger diwakili oleh Blog mereka mengekspresikan persahabatan, permusuhan dan seringkali melakukan perdebatan yang mereka muat dalam Blog mereka masing-masing yang kemudian mereka link-an pada opini awal yang mereka komentari. Sebuah percakapan dapat berkembang antara 3 hingga 4 Blog sekaligus sambil merujuk pada jawaban mereka di Blog lain.

Kelompok pemujaan pada pribadi Blog tertentu bermunculan, beberapa nama Blogger muncul dan muncul kembali pada update harian Blog seseorang yang diidolakannya, atau nama tersebut muncul pada daftar Blog lainnya yang Blogger itu ikuti. Blog adalah budaya digital tersendiri dan komunitas elektroniknya bertebaran di internet dan dengan sedemikian banyak Blog di Internet yang selalu mencari website-website yang menarik maka Blog menjadi unik. Seperti yang dituliskan Cameron Barret bahwa Blog saat ini adalah indikator akurat tentang apa yang sedang terjadi di Internet dan di dalam komunitas web. “Blog adalah simbol dari apa yang hebat tentang Internet.” tulisnya. Keinteraktifan adalah hal lain yang didapatkan dari Blog. Internet bukan saja memungkinkan para Blogger memberikan opini dan komentar mereka tentang suatu isu, tapi juga memungkinkan para pembaca Blog menuliskan opininya pula tentang opini yang ia baca. Pro, kontra, link, tambahan informasi, fakta baru, semuanya kemudian terkandung dalam satu situs Blog besar. Jon Katz dalam tulisannya di Slashdot, Here Come The Weblog, May 1999, menggambarkan Blog sebagai rangkaian evolusi menuju “New Media”. Blog berhasil mendemostrasikan banyak hal tentang budaya interaktif yang disukai orang, terutama anakanak muda, tulisnya.

Salah satu Blog yang terkenal keinteraktifannya adalah Slashdot yang terkenal dengan semboyannya “News for Nerds. Stuff that Matters” yang dikelola oleh beberapa moderator. Di Slashdot satu opini menghasilkan sekian banyak lagi komentar pro atau kontra yang didukung dengan link yang mereka kontribusikan. Salah satu Community Blog yang perlu dikunjungi pula adalah MetaFilter. Jika banyak  log lebih bersifat personal, dikendalikan dan ditulis oleh satu orang, atau mencerminkan pribadi satu seseorang, maka katagori Community Blog, seperti MetaFilter hidup dari kontribusi banyak orang dimana setiap harinya para blogger ini sama-sama mengisi MetaFilter dengan link-link mereka dimana mereka menuliskan komentar-komentar mereka pula di dalamnya. Saat ini ada 13511 anggota aktif di MetaFilter, dimana setiap link yang didonasikan ke MetaFilter tentu saja kemudian bisa dikomentari oleh blogger lainnya lagi. Interaksi adalah salah satu daya tarik kuat dari Blog. Keinteraktifan Blog adalah salah satu faktor yang menunjang kepopulerannya. Media konvensional yang bersifat satu arah berubah bentuk menjadi tempat dimana suara semua orang mendapat tempat, walau belum tentu berharga. Blog memiliki kebalikan struktur dari media konvensional yang bersifat top-down, membosankan dan arogan, kata Jon Katz. Blog juga adalah contoh tepat evolusi komunitas eleltronik dan kemampuan orang yang secara online membuat media yang mereka kostumisasi sendiri, Jon Katz meneruskan. Media yang dikustomisasi sendiri yang dimaksud, adalah media yang lepas dari kecurigaan media sebagai corong korporasi besar. Blog kemungkinan besar adalah masa depan media yang kita saksikan sekarang. Cameron Barret mengatakan hal yang sama, bahwa “Big Idea” dari Internet adalah kekuatan informasi yang terdistribusi dan jurnalisme gaya Blog adalah jurnalisme media online dalam tingkat yang lebih tinggi. Rebecca Blood menulis: Dengan komentar-komentar tak kenal takut dan sarkasme mereka Blogger mengingatkan kita betapa seringkali media konvensional terinfeksi oleh vested-interest dalam membuat berita.
Blog dengan kecenderungannya memilih-milih berita dan artikel serta website sesuai dengan preference personal Blogger-nya, membuat seolah The Web telah di-_filter_, The Web telah dijelajahi terdahulu (_pre-surfed_) oleh para Blogger dan kita tinggal menikmati apa yang telah disediakan para Blogger pada Blog yang kita sukai. Para Blogger memilihkan link pada website dan berita yang paling aneh, paling bodoh, hingga paling lengkap atau tidak lengkap dari Web. Jon Katz menyebut Blog, Filtered News. Blog sebagai saringan The Web telah menyelamatkan kita dari kekacauan atau kesentralan informasi online yang sekarang terjadi di Internet. Scott Rosenberg dalam kolomnya di Salon menuliskan pendapatnya tentang Blog dan para Blogger. Blogger, tulisnya, telah menemukan ceruk (_niche_) baru yang subur dalam lingkungan informasi Web. Mereka memenuhi ramalan para visionaris internet terhadap munculnya jenis baru para jurnalis online, tetapi bedanya daripada mencari berita di dunia nyata, mereka menyiangi internet untuk mendapatkan berita. Blogger menurut sifat dasarnya bukanlah reporter, mereka berperan sebagai editor dalam Blognya masing-masing dan dalam sebuah dunia dengan budaya media yang telah jenuh, Blog menjadi suara-suara alternatif yang menyuarakan bunyi independen dalam setiap ulasannya. Blog bukanlah obat mujarab untuk budaya yang telah jenuh dengan media, tapi mudahmudahan Blog adalah salah satu peredanya tulis Rabecca Blood. Memiliki Blog sendiri dan Blog Indonesia Cara paling direkomendasikan untuk memiliki Blog sendiri adalah dengan mendaftarkan diri kamu di Blogger.com, belajar sedikit tutorial HTML dasar dan Here you go! Kamu sudah memiliki Blog kamu sendiri. Blogger.com tidak membatasi jumlah Blog yang bisa kamu miliki, tidak membatasi kapasitas panjang dari Blog kamu. Kamu bisa memilih desain interface Blog kamu dari template yang telah disediakan, atau jika kamu sudah menguasai HTML kamu bisa merancangnya sendiri atau memodifikasinya. Blog kamu bisa ditempatkan dilayanan website gratis seperti Tripod atau Geocities atau bisa juga ditempatkan di server yang disediakan Blogger.com. Kamu juga bisa mendapatkan tutorial-tutorial dan bertanya tentang Blog pada forum diskusi yang disediakan oleh Blogger.com. Cara mengisi Blog kamu adalah dengan masuk ke Blogger.com dan menuliskan di area yang sudah disediakan, atau menggunakan fasilitas yang diberikan oleh Blogger.com, dimana dengan satu klik kamu dapat membuat link ke website yang sedang kamu lihat dan kamu dapat memasukkan komentar kamu. Tapi yang paling penting tentu siapkan diri kamu buat mengorganisir lagi opini dan pendapat-pendapat kamu dan latih otot kritis yang kamu miliki. Apa yang membuat suatu komentar adalah komentar yang bagus? Weblog Resource memberikan beberapa tips. Secara ideal, komentar kamu perlu menjelaskan tentang link yang kamu buat dan kenapa kamu memasang link tersebut. Sebuah komentar tidak cukup hanya berkata link ini cool misalnya, komentar seperti ini tidak berguna buat pengunjung Blog kamu. Tips singkat yang paling berguna? Jadilah diri kamu sendiri, dan mulailah menulisi Blog yang kamu miliki. Apa ada para Blogger indonesia? Yap.. Website yang mendaftar para Blogger Indonesia yaitu Indo.Blogs. Kriteria satu-satunya agar Blog kamu terdaftar pada Indo.Blogs hanyalah berkebangsaan Indonesia, tanpa memandang secara geografis lokasi kamu berada. Indo.Blogs mendaftar sekitar 40-an Blog yang ada, keseluruhan secara kasar ada sekitar 100-an Blogger Indonesia dengan personalitinya masing-masing. Kebanyakan mahasiswa atau berprofesi di bidang IT dan Web Desain. Ada yang keseluruhan memakai Bahasa Inggris sebagian lagi memakai Bahasa Indonesia dan sebagian lagi mencampur bahasa yang digunakan. Sayangnya banyak juga yang tidak terupdate setiap hari. Jarak antara satu update dengan yang lain bisa satu bulan lamanya dan kebanyakan lebih berupa jurnal pribadi daripada Blog yang banyak memuat link. Tapi kebanyakan memiliki desain Blog yang menarik dan sederhana, dan Blogger Indonesia tidak lupa mencantumkan sahabat-sahabat Blog mereka dengan rapih seperti yang biasa dilakukan oleh Blogger luar negri. Lalu apakah ada Community Blog Indonesia? Yupe ada. Silahkan arahkah browser kita ke MSN.OR.ID. Para Blogger disini disebut “celetukers” karena sifatnya dimana masing-masing Blogger memang menyeletukan sesuatu yang kemudian mengisi website ini. Saat ini ada 64 celetukers dengan masing-masing link ke Blog mereka. Website ini bermula dari mereka yg dulu sering chatting di server microsoft comic chat (irc.msn.com) dan setelah server tersebut kemudian ditutup, maka para penghuninya kemudian mendirikan website ini. Lebih jauh lagi tentang Komunitas Blogger di Indonesia? Berarti kamu harus gabung sama mailing listnya. Bloggerians adalah mailing list diskusi terbuka untuk komunitas para Blogger Indonesia yang terbentuk sejak bulan Maret 2001 dan saat ini dianggotai oleh 45 anggota. Mayoritas Blogger Indonesia masih berasal dari kalangan website desainer atau system administrator, atau mereka yang pekerjaannya memang membuat mereka akrab dengan dunia membuat website. Walau begitu, diskusi menarik sering pula terjadi disitu. Generasi Kedua Pada tulisannya di Star Telegram, Frances Katz (ada hubungan dengan Jon Katz?) menulis bahwa Blog adalah generasi kedua dari Home Page Pribadi. Perbedaan utama antara Home Page Pribadi dan Blog yaitu, Home Page Pribadi adalah tempat dimana kamu menempatkan foto keluarga, foto kamu dan kemudian mendistribusikan informasi pada lingkaran kecil temanteman dan keluarga. Sedang Blog dirancang untuk “pengunjung”. Blog memiliki suara spesifik dan kepribadian. Blog karenanya adalah kepanjangan interaktif dari pembuatnya. Apakah Blog memang suara murni media baru seperti yang diramalkan? Atau hanya sekedar trend digital? Dan akan bertahan lamakah Blog-Blog di Internet? Tentu saja ini jawaban yang perlu dijawab oleh para Blogger sendiri. Banyak orang saat ini memiliki idealisme terhadap Blog sebagai sebuah konsep desentralisasi informasi yang mengembalikan berita kembali di tangan para penggunanya dan tidak dimonopoli lagi oleh korporasi besar atau perusahaan media. Tentu saja masih sekian tahun lagi kita melihat apakah konsep yang bermula dari budaya dan komunitas ini bisa terjadi atau tidak. Kritik terhadap ledakan jumlah Blog yang sekarang terjadi pun sudah banyak disuarakan. Berapa murni lagi suara Blog bisa bertahan? Perdebatan tentang hal ini terus terjadi di Web. Untuk saat ini, buat kamu yang berminat hanya satu saran, BLOG ON!

Source : http://belajarblog.blogsome.com/2005/04/23/sejarah-blog/

Radeon HD5870 – Mengubah Masa Depan

By wowo (chip.co.id)

Baik, berita terhangat bulan ini tentu saja adalah peluncuran Radeon HD5870. Ini tentu bukan kejutan lagi, tapi mengapa post ini punya judul yang begitu “besar”?

Setelah melihat berbagai review dan artikel yang membahas dan mengulas graphics card terbaru ini, terlihat bahwa AMD telah berhasil membuat suatu gebrakan baru. Memang, ada banyak hal yang ditawarkan Radeon HD5870 – dukungan penuh DirectX 11, kinerja tinggi yang membuatnya graphics card single chip tercepat saat ini, dan lain-lain. Akan tetapi, bukan hal-hal ini yang membuat graphics card ini menarik – cukup menarik hingga masuk dalam posting CHIP Green dengan judul di atas.

Ini adalah graphics card mainstream / performance pertama yang benar-benar hemat daya. Sama hematnya dengan sebuah graphics card value.

Berikut ini adalah data konsumsi daya yang diambil dari Xbitlabs. Sebagai perbandingan, juga tersedia data dari beberapa graphics card populer lainnya. (lihat tabel 1)

Berbeda dengan pengujian konsumsi daya pada umumnya, Xbitlabs menawarkan data konsumsi daya graphics card dan bukan seluruh sistem. Jadi angka-angka di atas adalah murni konsumsi daya graphics card. Selain itu, power supply yang diuji juga lebih merepresentasikan power supply yang digunakan mayoritas pengguna (400-450 watt). Dengan sertifikasi 80 Plus Gold pun, sebuah power supply 1100 atau 1200 watt tidak akan efisien pada beban di bawah 100 watt. Namun, power supply 400 watt masih cukup efisien dengan beban di bawah 100 watt, walau hanya disertifikasi 80 Plus standar.

Inilah spesifikasi test platform pengujian daya Xbitlabs.

Intel Pentium 4 560 CPU (3.6GHz, LGA775)
DFI LANParty UT ICFX3200-T2R/G mainboard (ATI CrossFire Xpress 3200 chipset)
PC2-5300 SDRAM (2×512MB, 667MHz)
Western Digital Raptor WD360ADFD HDD (36GB)
Chieftec ATX-410-212 PSU (410W)
Microsoft Windows Vista Ultimate SP2 32-bit

Bagaimana dengan kinerja? (lihat tabel 2)

Inilah spesifikasi test platform pengujian daya Xbitlabs.

Intel Core i7-965 Extreme Edition processor (3.2 GHz, 6.4 GT/s QPI)
Gigabyte GA-EX58-Extreme mainboard (Intel X58 Express chipset)
Corsair XMS3-12800C9 (3 x 2 GB, 1333 MHz, 9-9-9-24, 2T)
Maxtor MaXLine III 7B250S0 HDD (250 GB, Serial ATA-150, 16 MB buffer)
Enermax Galaxy DXX EGX1000EWL 1000 W power supply
Dell 3007WFP monitor (30″, 2560×1600 @ 60 Hz max display resolution)

Untuk pengujian kinerja, Xbitlabs menggunakan preset Extreme (1920×1200 dengan anti aliasing dan anisotropic filtering), sehingga pengaruh CPU sangat kecil.

Sekarang apa yang terjadi saat kita membandingkan skor GPU 3DMark Vantage dan konsumsi daya? (lihat tabel 3)

Wow. Sekarang Anda lihat alasan untuk judul di atas.

Pertama-tama, lihat graphics card “lawas” yang masih beredar di pasaran. Graphics card yang menawarkan kinerja per watt terbaik adalah GeForce 9800GTX dan GTX260. Selain menawarkan kinerja per watt tinggi, konsumsi daya saat idle pun lebih rendah daripada graphics card lain di kelasnya.

Sayang, kedua graphics card ini sudah tidak relevan lagi.

Radeon HD4770 dan HD5870 merubah segalanya DAN menetapkan standar baru yang harus diikuti card-card lain di masa depan. Kedua graphics card ini tidak hanya menawarkan kinerja per watt tinggi, tetapi juga konsumsi daya idle sangat rendah. Jelas, strategi “sweet spot” AMD tidak lagi hanya mperhitungkan kinerja dan harga, tetapi juga konsumsi daya. Kini AMD memiliki produk yang menawarkan kinerja DAN kinerja per watt terbaik di setiap titik harga. Di kisaran Rp 1.26 – 1.36 jt ada Radeon HD4770, Radeon HD5870 ada di kisaran harga US$ 379 (MSRP di US) dan di bulan Oktober, akan diluncurkan Radeon HD5850 di kisaran harga US$ 259 (MSRP di US). AMD yakin bahwa Radeon HD5850 dapat menawarkan kinerja sekitar 80% dari kinerja HD5870. Hmmm, 20 % lebih lambat tapi 31 % lebih murah? Cukup pantas.

Lebih hebat lagi, bila sebuah Radeon HD5870 tidak mencukupi, Anda bisa menggunakan dua Radeon HD5870 dengan konsumsi daya idle hanya sekitar 40 watt untuk keduanya. Bila Anda tidak siap membayar ekstra untuk dua Radeon HD5870, pilihlah dua HD5850.
tabel 1
tabel 2tabel 3

AMD Merubah Game dengan Graphic ATI Radeon™ HD 5800 Series Mendukung DirectX® 11, Memanfaatkan Prosesor Paling Powerful yang Pernah Diciptakan

ATI-Radeon-HD-5800-Series

California, Sepember 2009 – AMD (NYSE: AMD) hari ini meluncurkan sebuah prosesor paling powerful yang pernah dibuat1, dan ditemukan dalam kartu grafis generasi mendatang ATI Radeon™ HD 5800 series, yang pertama dan satu-satunya di dunia untuk mendukung penuh Microsoft DirectX® 11, standarisasi komputer dan gaming baru yang akan dikirim dengan menggunakan sistem operasi Microsoft Windows® 7 dalam waktu dekat ini.

Dengan memiliki kekuatan komputasi sampai dengan 2,72 TeraFLOPS, seri ATI Radeon™ HD 5800 secara efektif melipatgandakan nilai yang diinginkan oleh konsumen dari pembelian kartu grafik mereka dengan mengantar dua kali performa – per dolarnya ketimbang produk grafis generasi sebelumnya. 3 AMD secara inisial akan merilis dua kartu: ATI Radeon HD 5870 dan ATI Radeon HD 5850, masing-masing dengan memori GDDR5 1 GB. Dengan kartu grafis ATI Radeon™ HD 5800, pengguna PC dapat memperluas pengalaman komputasi mereka dengan Teknologi ATI Eyefinity multi-display, mempercepat pengalaman komputasi dengan ATI Stream technology, dan mendominasi persaingan dengan performa gaming superior serta mendukung penuh Microsoft DirectX® 11, membuatnya sebagai sebuah perangkat “wajib beli” bagi konsumen seiring dengan tersedianya sistem operasi Microsoft Windows® 7.

“Dengan seri kartu grafis ATI Radeon HD 5800 yang dijalankan dengan prosesor paling kuat di bumii, AMD merubah bermain game dalam hal performa dan pengalaman,” ucap Rick Bergman, senior vice president and general manager, Products Group, AMD. “Sebagai yang pertama memasarkan dukungan penuh pada DirectX11, pengalaman tak tertandingi dimungkinkan dengan teknologi ATI Eyefinity, dan teknologi ATI Stream memanfaatkan standar terbuka yang didesain untuk membuat Windows 7 menjadi lebih baik, saya dapat katakan dengan kepercayaan diri bahwa AMD tak terbantahkan sekali lagi merupakan pemimpin dalam grafis.”

Dominasi persainganmu dengan dukungan Microsoft DirectX® 11

Dengan ATI Radeon™ HD 5800 series of graphics cards, gamers akan menikmati keunggulan gaming dan keuntungan maksimal, menyadari performa gaming HD yang luar biasa dan pengalaman yang menawan hati dengan DirectX® 11 gaming:4

* Didesain dan dibangun dengan tujuan:Dibuat dengan spesifikasi penuh dari DirectX 11, seri kartu grafis ATI Radeon HD 5800 mengantar sampai dengan 2.72 TeraFLOPS dari kekuatan komputasi dalam satu kartu, menerjemahkannya menjadi performa unggul dalam permainan DirectX 11 terbaru, demikian pula di DirectX 9, DirectX 10, DirectX 10.1 dan Open GL dengan konfigurasi satu kartu atau konfigurasi multi-kartu menggunakan teknologi ATI CrossFireX™. Ketika diukur dalam hal pengalaman performa pada permainan yang popular di masa kini, seri ATI Radeon HD 5800 bisa sampai dua kali lipat lebih cepat ketimbang produk terdekat dari kompetitor di kelasnya, 5 membolehkan pemain menikmati permainan menakjubkan dengan DirectX 11 – termasuk permainan DiRT™2 yang akan datang dari Codemasters, Aliens vs. Predator™ dari Rebellion, serta versi terbaru The Lord of the Rings Online™ dan Dungeons and Dragons Online® Eberron Unlimited™ dari Turbine – semuanya tersaji dalam detail yang memukau dengan frame rates yang luar biasa.
* Generasi terdepan dibanding kompetitor: Dibangun dari kesuksesan produk seri ATI Radeon™ HD 4000, seri kartu grafis ATI Radeon HD 5800 adalah dua generasi di depan dukungan DirectX 10.0, dan memiliki teknologi tessellation AMD generasi ke-6, dukungan GDDR5 generasi ke-3, teknologi proses 40nm generasi ke-2, dan sebuah compute shader kaya fitur, semuanya diperlengkapi untuk memberikan pengalaman gaming terbaik yang dapat dibeli dengan uang.
* Paling mewah dalam kompatibilitas game: API DirectX 11 dikembangkan pada perangkat keras grafis AMD dan menghadirkan kembali landasan gaming DirectX 11. Semua permainan DirectX 11 dikembangkan dan/atau terus dikembangkan dengan perangkat keras AMD DirectX 11. Dengan lebih dari 20 permainan DirectX 11 yang sedang dalam pengembangan, optimisasi kualitas bawaan dari kartu grafis ATI Radeon, dalam kombinasi dengan rilis driver ATI Catalyst™ bulanan, membantu memastikan pengalaman performa tinggi, stabil dan dapat diandalkan untuk permainan-permainan terkini.

Percepat dengan teknologi ATI Stream

Dengan seri kartu grafis ATI Radeon HD 5800, pengguna PC dapat mencoba Windows 7 dan menyadari potensi dari pengalaman komputasi yang lebih baik yang membantu PC mereka melakukan lebih banyak hal: 6

* Memanfaatkan computer super di rumah: Sebuah kartu grafis ATI Radeon 5870 bisa berada dalam satu diantara 10 komputer super di dunia enam tahun lalu – kini kekuatan prosesor yang sama dapat ditemukan dalam PC di rumah Anda, bekerja dengan CPU performa tinggi untuk mengantar pengalaman superior.
* Berbuat benar dengan Windows® 7: Windows 7 adalah sistem operasi pertama dengan kemampuan komputasi dan seri kartu grafis ATI Radeon HD 5800 dengan teknologi ATI Stream mempercepat kinerjanya tidak seperti siapapun juga, menjadi kartu pertama dan satu-satunya yang mendukung DirectCompute 11.8
* Ciptakan dan buat lebih banyak, lebih cepat dari sebelumnya dengan teknologi ATI Stream: Nikmati fitur baru, fungsionalitas dan peningkatan performa dalam aplikasi top media, hiburan dan produktifitas yang dimungkinkan dengan teknologi ATI Stream. 6
* Dukungan paling luas dari standar industri: Kartu grafis ATI Radeon HD 5800 mendukung penuh baik DirectX 11 maupun OpenCL, memastikan aplikasi yang luas untuk mendukung masa kini dan yang akan datang.

Perluas pengalaman PC dengan teknologi multi-display ATI Eyefinity

Nikmati komputasi multi-monitor dengan kemampuan tanpa batas dari lingkungan game terbesar yang pernah terlihat:9

* Terkini dalam fleksibilitas tak terbatas: Menyusun satu atau tiga display menggunakan kartu grafis ATI Radeon™ HD 5870 dan ATI Radeon™ HD 5850, atau sampai dengan enam display menggunakan kartu grafis ATI Radeon™ HD 5870 Eyefinity6 yang akan datang, dalam berbagai varian konfigurasi – dalam posisi portrait atau landscape.
* Lihat mereka sebelum mereka melihat Anda: Buka potensi dari gaming multi-monitor sampai dengan 12 x resolusi full HD, dengsn lingkungan game terbesar yang pernah diperlihatkan. 10 Alami lebih banyak detail visual dan medan tempur lebih luas yang tidak bisa dimiliki kompetitor gaming Anda.
* Nikmati visual computing dalam eye-definition: Membuat scrolling menjadi usang secara virtual dengan mengambil keuntungan dari ruang yang lebih luas pada desktop untuk memuat lebih banyak informasi di ujung jari Anda. Nikmati yang terbaik dari aplikasi online dengan peningkatan visual terbaru – jejaring sosial, konferensi video, video hiburan, dan tampilan satelit – semua dalam detail yang memukau.

Dukungan Ekosistem

Seri kartu grafis ATI Radeon™ HD 5800 didukung oleh selusin perusahaan add-in-board, termasuk ASUS, Club 3D, Diamond Multimedia, Force3D, GIGABYTE, HIS (Hightech Information Systems), MSI, Multimedia, PowerColor, SAPPHIRE Technology, VisionTek dan XFX.

Kutipan Pendukung

“Dengan mensandingkan prosesor grafis revolusioner ATI Radeon™ HD 5870 dengan kemampuan multi-monitor ATI Eyefinity ke dalam sistem desktop gaming Alienware, Dell Gaming terus memimpin industry dalam mengantar performa, level pengalaman visual yang menghancurkan semua batasan yang ada sebelumnya,” ucap Arthur Lewis, head of Dell gaming group.

“Saya memiliki ekspektasi yang tinggi dari GPU DirectX 11 AMD yang baru, namun tidak ada yang benar-benar menyiapkan saya untuk pengalaman mendebarkan hati yang saya nikmati sekarang,” kata Dirk Ringe, vice president, EA Phenomic. “Frame rate-nya halus dengan resolusi sangat tinggi, bahkan dengan menaikkan semua efek ke tingkat maksimal, perangkat keras baru ini membuat perangkat keras lama seperti barang antik! Kualitas rendering dalam BattleForge adalah sesuatu yang saya impikan sekitar setahun yang lalu – dan fleksibilitas dan kekuatan DirectCompute 11 membuka mata kita untuk banyak kemungkinan. Kami bertepuk tangan untuk visi AMD dan Microsoft dalam membuat DirectX 11 API dan perangkat keras baru yang menakjubkan ini dan kamu bisa mengatakan tanpa keraguan bahwa produk ini menghadirkan gaming masa depan.”

“Kami sungguh terkejut dengan performa perangkat keras DirectCompute 11 dalam DirectX 11 GPU milik AMD,” ucap Ruslan Didenko, project lead, GSC Gameworld. “Dengan mempertemukan spesifikasi hardware lengkap DirectX 11, AMD telah menciptakan sebuah monster GPU yang beberapa tahun lebih di depan ketimbang DirectX 10.1 dan DirectX 10 milik mereka sebelumnya. Kami sangat merekomendasikan GPU DirectX 11 dari AMD sebagai cara terbaik untuk merasakan permainan baru kami yang menakjubkan, S.T.A.L.K.E.R.: Call of Pripyat. Sebuah pemandangan cantik, di setiap detailnya!”

“Trinigy tetap berkomitmen mendukung perkembangan industry game dengan teknologi mesin game terdepan yang menggabungkan efisiensi, kebebasan kreatifitas dan performa,” ucap Dag Frommhold, managing director dari Trinigy. “Kami sangat bergairah bekerjasama dengan AMD untuk mendukung prosesor grafis DirectX 11 mereka. Perangkat keras dan driver berkualitas AMD melengkapi komitmen kami kepada pengembang game secara sempurna dengan memberikan mereka kuasa untuk menciptakan level grafis game yang lebih tinggi dibandingkan sebelumnya.
chip.co.id”

AMD

AMD